Guru Menginspirasi

Teacher is the heart of the school

Teachers Upgrade

Melihat mesin pendidikan Singapura

Banyak artikel menuliskan pengalaman pergi atau jalan-jalan ke Singapura. Singapura memang negara maju yang bisa dijadikan contoh untuk Sumber Daya Manusia nya. Karena mereka tidak punya Sumber Daya Alam maka SDM mereka harus bagus dan bisa diandalkan. Saya yakin sebagaian besar orang Indonesia akan terkagum-kagum dengan Singapura, bagaimana mereka bisa seperti itu ya.

Singapura itu negara yang kecil, penduduknya saja tidak lebih banyak dari Jakarta, luasnya pun lebih kecil dari Jakarta, klo penduduknya jangan di tanya.

Ketika menginjakkan kaki pertama kali di Singapura tahun 2008 silam saya begitu kagum dan ingin sekali belajar apa sich rahasianya penduduk mereka bisa begitu tertib dan rapih.

Sepuluh tahun kemudian 2018 saya mendapatkan jawabannya dengan datang lagi ke Singapura dan melihat langsung sistem pendidikan di sana dengan berkunjung dan berdiskusi langsung dengan Kepala Sekolah, National Institite of Education, Head of Foundation (Yayasan yang bergerak di pendidikan di Singapura) dan beberapa pakar pendidikan di Singapura.

hari pertama kami berkesempatan berkunjung ke sekolah Fajar Secondary School, kami melihat banyak hal yang tertata rapih dengan susunan kelas, ruangan, lab IPA dan fasilitas lainnya. Gedung tersebut baru di bangun karena gedung di Singapore setiap 30 tahun harus di robohkan dan dibangun ulang.

Kunjungan selanjutnya kami ke NIE (National Institute of Education), ini adalah IKIP nya Singapore tempat mereka mencetak guru-guru berkualitas. Di sini kami dibuka wawasannya bahwa teknologi digunakan untuk pengembangan pendidikan sungguh sangat baik. Mereka juga sedang merubah mindset user menjadi creator.

Hari ke-2

Kami mengunjungi kantor HEAD Foundation yang mendanai program CESL ini. Tampaknya HEAD Foundation sangan serius menggarap program ini. dan ini bukan satu-satunya dalm bidang pendidikan, mereka juga banyak melakukan riset dan pengembangan tentang pendidikan di dunia. di sini kami bertemu mantan kepala sekolah, direktur pengembangan pendidikan dan creative person yang memiliki perusahaan sendiri di singapura.

Hari ke-3

Kami mengunjungi CHIJ Primary School. Di tempat ini kepala sekolahnya sungguh murah hati dan baik memberikan semua ilmu yang kami minta. Beliau juga mempresentasikan perubahan kebijakan, tantangan perubahan dan progress pengembangan yang terjadi. Pemimpin harus berani melakukan perubahan, sekecil apapun perubahan bisa berdampak besar di masa depan.

Kami berkeliling sekolah di pandu oleh kepala sekolah, yang menarik sekolah tersebut sudah menyiapkan alat komunikasi seperti HT namun lebih kecil yang menggunakan earphone. Fungsinya agar tidak berisik ketika mendengarkan penjelasan kepala sekolah.

 

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *

I am an educator and recently I am working at Budi Luhur School teaching at Senior High School and Developing School Management. I also involving at Elementary Level as a principal.