Guru Menginspirasi

Teacher is the heart of the school

Blog

Apakah kamu pernah donor?

Ayo kita donor

 

Minggu lalu saya sudah mendonor darah lagi…. Yes saya seneng banget sudah bisa donor darah lagi setelah 4 bulan. Harusnya 3 bulan tapi terlewat 1 bulan. Biasanya setelah saya di donor, stamina saya seperti di charge dan pulih kembali. Indikatornya saya bisa nyetir2-4 jam nonstop tidak ngantuk, lebih bersemangat dan segar. Ini salah satu efek samping atau keuntungan klo kita ber donor.

 

Namun saya punya pengalaman yang cukup panjang sebelum saya bisa berdonor. Saya 4 kali gagal donor darah karena beberapa alasan:

  1. Gagal donor karena di pertengahan donor, tiba-tiba saya pusing dan keringat dingin. Suster langsung mencabut jarum yang tertancap di tangan saya. Sepertinya saya melihat proses di suntik jadi saya ketakutan.
  2. Gagal donor karena melihat jarum pada saat di cek darahnya. Setelah di cek darah dengan mengambil sample darah di ujung jari, tiba-tiba saya pusing dan pingsan. Untuk saya bisa milih tempat pingsan di kursi… hehehe…
  3. Gagal donor karena tensi saya tinggi. Memang karena saya punya riwayat darah tinggi, jadi saya tidak bisa memprediksi apakah tensi saya sedang tinggi atau rendah. Tapi sekarang saya bisa mensiasatinya dengan istirahat yang cukup baru berdonor.
  4. Gagal donor karena baru saja makan. Ternyata ketika kita mau donor tidak boleh setelah makan banget, jadi harus nunggu minimal 2-3 jam. Baru setelah itu kita boleh donor.

Berikut manfaat donor darah bagi kesehatan kita dari berbagai sumber yang saya kutip:

  1. Kesehatan Jantung
  2. Merangsang Produksi Sel Darah Merah
  3. Membantu Menurunkan Berat Badan
  4. Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan Psikologis
  5. Memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, pastilah akan memberikan kepuasan psikologis tersendiri. Sebuah penelitian mengatakan, jika orang usia lanjut dan rutin menjadi pendonor darah bisa merasakan hidup lebih berenergi dan bugar.
  6. Menghilangkan stres
  7. Merasa Senang Bisa Menyelamatkan Nyawa Orang Lain
  8. Mendeteksi Penyakit

Prosedur standar sebelum mendonorkan darah adalah, darah Anda akan diperiksa dari         berbagai macam penyakit, seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, malaria dan masih banyak       lagi yang lainnya. Sangat penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui tranfusi darah. Sisi baik bagi si pendonor adalah bisa mendapatkan informasi kesehatan secara                   langsung saat mendonorkan darah.

  1. Menurunkan Risiko Kanker

Manfaat donor darah yang selanjutnya adalah mengurangi risiko kanker tertentu pada         orang yang secara teratur mendonorkan darahnya, berdasarkan sebuah studi yang    dilakukan pada 2008. Ini termasuk kanker yang terkait dengan tingkat zat besi yang tinggi,   termasuk kanker:

Hati

Usus besar

Paru-paru

Kerongkongan

Perut

Sebuah studi 2016 juga menemukan bahwa manfaat donor darah bagi tubuh dapat              menurunkan penanda inflamasi dan meningkatkan kapasitas antioksidan.

  1. Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Manfaat donor darah bagi tubuh selanjutnya adalah Anda bisa mendapatkan pemeriksaan                   kesehatan secara gratis. Ketika mendonorkan darah, Anda diwajibkan untuk menjalani                  pemeriksaan kesehatan. Seorang anggota staf yang terlatih akan melakukan pemeriksaan    ini. Mereka akan memeriksa Anda mulai dari:

Nadi

Tekanan darah

Suhu tubuh

Kadar hemoglobin

Sementara darah Anda juga diuji untuk beberapa penyakit. Ini termasuk:

Hepatitis B

Hepatitis C

HIV

Virus West Nile

Sipilis

Trypanosoma cruzi

  1. Mengurangi Kadar Zat Besi Dalam Darah
  2. Merawat Kesehatan Organ Hati
  3. Menurunkan Kolesterol
  4. Panjang Umur
  5. Mencegah Panuaan Dini

 

Nah, itu dia manfaat donor darah bagi tubuh. Banyak banget kan guys….

Yuuuk kita donor….

Anda sehat, orang lain tertolong.

 

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *

I am an educator and recently I am working at Budi Luhur School teaching at Senior High School and Developing School Management. I also involving at Elementary Level as a principal.